Sab. Mar 6th, 2021

Para Dokter Mulai Jujur Ungkap Efek yang Dirasakan Pasca Seminggu Divaksin Covid-19

WWW.JARRAKSEHAT.COM.Seminggu lebih sudah program vaksinasi virus corona (Covid-19) dilaksanakan pemerintah Indonesia.Dimana Presiden Joko Widodo menjadi penerima dosis pertama vaksin Covid-19 Sinovac pada Rabu (13/1/2021).

Kemudian disusul oleh para tenaga kesehatan di beberapa wilayah hingga saat ini.Dalam perjalanannya, ada yang menarik pasca seminggu program vaksinasi Covid-19 dilakukan.

Dimana para dokter mulai mengungkap efek apa saja yang mereka rasakan setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 untuk pertama kali.

Seperti pengakuan Muhammad Fajri Adda’I, salah satu dokter dan tim penanganan Covid-19 yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

Ia mengatakan seminggu pasca vaksinasi Covid-19 dirinya tidak merasakan reaksi yang aneh.“Biasa saja,” ujarnya seperti dilansir dari laman covid19.go.id, Rabu (20/1).

Fajri menyatakan masih ada yang meragukan dan mempertanyakan terkait vaksin Covid-19 dan KIPI atau efek sampingnya.Ini wajar saja, karena vaksin Covid-19 adalah hal baru.

Inda Mutiara, Kepala Puskesmas Kramatjati mengungkapkan bahwa sejauh pengamatannya, lingkungan sekitarnya antusias dan tidak ada penolakan baik dari rekan tenaga Kesehatan (nakes) maupun masyarakat sekitar terhadap vaksin Covid-19.

Tidak adanya efek samping khusus pada fajri setelah divaksin Covid-19 juga dirasakan oleh Inda.

“Saya tidak merasakan reaksi yang tidak wajar. Tidak sakit saat disuntik dan sampai sekarang juga normal-normal saja,” Sebelumnya saya pikir akan terasa nyeri namun ternyata tidak terasa apa-apa,” katanya

Reaksi dan efek samping pasca suntik vaksin Covid-19 menurut Fajri bisa berbeda-beda pada tiap orang.

“Teman nakes lain ada yang mengalami demam, nyeri, lemas, ada yang jadi merasa lapar terus, hingga ngantuk. Reaksi ini wajar dan masuk dalam kategori ringan. Kalaupun ada demam itu wajar sebagai suatu reaksi dalam pembentukan imunitas dalam tubuh,” katanya.

Kepada masyarakat luas, Fajri berpesan agar tidak usah mendengarkan hoaks tentang vaksin Covid-19 dan efek sampingnya.

“Saya melihat sendiri laporan terkait vaksin ini untuk mendapatkan kajian ilmiahnya. Dari laporan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) maupun yang dari Brazil menunjukkan bahwa relatif aman dengan KIPI di bawah 1 persen, rendah sekali. Kemudian dari pengalaman teman lain yang sudah disuntik juga aman,” paparnya.

Reaksi alergi relatif kecil, di bawah satu persen, kecil sekali bila dibandingkan dengan yang tidak terkena KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi.

Dikutip dari laman WHO, KIPI adalah setiap kejadian medis yang tidak diinginkan, terjadi setelah pemberian imunisasi, dan belum tentu memiliki hubungan kausalitas dengan vaksin.

Gejala KIPI bisa berupa gejala ringan yang dirasakan tidak nyaman atau berupa kelainan hasil pemeriksaan laboratorium.

“Jangan kita terlalu pusing dengan kemungkinan yang kecil ini. Petugas medis juga sudah paham bagaimana mengatasi KIPI ini. Dalam proses vaksinasi, saya juga tadi dijelaskan terkait KIPI dan bagaimana meresponnya jika ada reaksi,” jelas Fajri.

Sebelum menerima suntikan vaksin Covid-19, Fajri secara khusus mengosongkan jadwal.

“Saya juga tidur cukup supaya reaksi imun yang terbentuk akan lebih bagus dan optimal. Kemudian untuk beberapa hari ke depan jangan terlalu capek, makan gizi seimbang, jangan begadang, jangan stres,” katanya.

Vaksin Covid-19 telah hadir untuk membantu upaya membantu mengatasi pandemi Covid-19.Satu hal yang juga perlu dipahami vaksinasi ini butuh proses untuk mencapai proteksi maksimal.

Serta ingat tetap patuhi protokol kesehatan, meski sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Di Kutip Dari : Grid Health
Editor : Kurnia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jarraksehat.com. LK Suryani bersama timnya datang ke kampung-kampung di Bali. Mencari penderita sakit jiwa untuk disembuhkan.  LK Suryani membentuk yayasan nirlaba Suryani Institute for Mental...

Jarraksehat.com.Tersebutlah seorang perempuan berkebangsaan Amerika yang bernama Sarah Leafbvre. Dia melancong ke Bali dan jatuh cinta pada seorang pemuda Bali yang tampan. Anis Ajus namanya,mereka...

Jarraksehat.com. Desa Pejaten, Tabanan memproduksi genteng. Bahannya dari tanah galian di sana. Genteng asli Pejaten ini kuat. Mutunya bagus sehingga banyak yang memakai. Bahkan sampai...

Jarraksehat.com. Pembangunan Indonesia adalah pembangunan manusia seutuhnya. Pendidikan tidak saja membekali peserta didik dengan iptek tetapi juga diajari pengetahuan agama yang cukup. Keseimbangan jasmaniah dan...

Jarraksehat.com.Generasi muda Indonesia yang sekarang lahir setelah revolusi kemerdekaan tahun 1945.Oleh karena itu pendidikan nation building perlu ditekankan di sekolah-sekolah. Rasa cinta tanah air harus...