Jum. Okt 23rd, 2020

MANFAAT DAN KANDUNGAN BUAH MANGGIS

JARRAKSEHAT.COM.
Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter.

Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Buah manggis dalam perdagangan dikenal sebagai “ratu buah”, sebagai pasangan durian, si “raja buah”.

Buah ini mengandung mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sehingga di luar negeri buah manggis dikenal sebagai buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.

Buah manggis muda, dimana tidak memerlukan pemupukan untuk tumbuh (lihat agamospermy), pertama kali akan berwarna hijau pucat atau hampir putih di bawah kanopi.

Saat buah membesar selama 2 hingga 3 bulan ke depan, warna kulitnya akan menjadi hijau gelap. Pada periode ini, pertumbuhan ukuran buah dapat meningkat hingga kulitnya berukuran 6–8 cm (2,4-3,1 inchi) dengan diameter luar, akan tetap keras hingga pematangan akhir tiba.

Sifat kimia dari permukaan bawah kulit manggis terdiri dari berbagai polifenol, termasuk xanthones dan tanin yang menjamin astringent dapat menghambat perhatian serangga, jamur, virus tanaman, bakteri dan pemangsa hewan, pada saat buah belum matang.

Perubahan warna dan pelunakan kulit menjadi proses alami yang menunjukkan pematangan buah dapat dimakan dan benih telah selesai berkembang.

Klasifikasi buah manggis terdiri atas :

Kingdom: Plantae

Super Divisi:Embriopytha

Divisi:Magnoliophyta

Ordo:Malpighiales

Famili:Clusiaceae

Genus:Garcinia

Spesies:G. mangostana

Khasiat Dari Manggis antara lain dapat :

Memperkuat sistem kekebalan.
Menyembuhkan peradangan.
Memperbaiki komunikasi antar sel.
Mengagalkan kerusakan DNA.
Alat bantu sistem getah bening.
Memelihara optimal fungsi kelenjar gondok.
Mengurangi resistensi insulin.
Membantu penurunan berat badan.
Menyembuhkan kerusakan urat syaraf.
Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin.
Alat bantu dari sinergi tubuh.
Meringankan wasir.
Membantu menurunkan kadar gula dalam darah (hypoglycemia).
Meringankan penyakit kulit kemerah-merahan/bersisik (psoriasis).
Membantu menyembuhkan luka.
Meringankan sakit akibat carpal tunnel syndrome (penyakit yang terjadi pada pergelangan tangan serta jari yang disebabkan oleh tekanan yang sering terjadi pada bagian tersebut. Dan biasanya sering diakibatkan karena terlalu sering memakai keyboard dan mouse).
Menghilangkan penyakit kulit kering bersisik kronis (neurodermatitis). Kandungan anti peradangan dari manggis dapat mengurangi sisik dan gatal pada penyakit kulit.
Membantu mencegah penyakit jantung.
Memperkuat pembuluh darah.
Menurunkan kolesterol LDL.
Menurunkan tekanan darah tinggi.
Membantu mencegah arteriosclorosis.
Membantu mengatasi penyakit GERD (penyakit kronik yang ditandai dengan mengalirnya asam lambung ke dalam kerongkongan)

Cara mengolah Kulit Manggis dengan cara sederhana :

Pertama ,Cuci bersih kulit buah.
Lalu potong kulit 2 butir buah manggis.
Kemudian potongan kulit manggis direbus dalam 4 gelas air, sampai tersisa 2 gelas.
Air rebusan tersaring yang diminum secara rutin 2 – 3 kali sehari.

Buah Manggis mengandung serat dan karbohidrat, serta mengandung banyak sekali vitamin A, B2, B6 dan vitamin C dan berbagai mineral seperti Zat Besi, kalsium, dan kalium. Kandungan stilbenes pada buah manggis juga sangat bernanfaat sebagai antifungi.

Kandungan yang terdapat dalam daging buah manggis antara lain gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Dalam takaran tiap 100 gram sajian buah manggis terdiri dari 79,2 gram air, 0.5 gram protein, 19.8 gram karbohidrat, 0.3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0.9mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, 0.09mg vitamin B1 (Thiamin), 0.06 mg vitamin B2 (riboflavin), dan 0.1mg vitamin B5 (niasin).

Berbagai hasil penelitian menunjukkan kulit buah manggis kaya akan antioksidan, terutama antosianin, xanthone, tannin, dan asam fenolat. Radikal bebas atom atau kelompok atom yang dalam keadaan bebas alias tidak terikat dengan gugus lain) dapat menangkap molekul hydrogen, asam lemak, logam berat yang pada akhirnya memicu beragamnya penyakit degenerative

Sumber : Jarraksehat
Editor. : Kurnia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JARRAKSEHAT.COM. Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Tumbuh...

Pilek merupakan salah satu penyakit yang cukup umum terjadi di tengah masyarakat. Tidak ada “cara cepat” untuk menyembuhkan pilek. Akan tetapi, ada beberapa hal yang...

Tanaman brotowali adalah tanaman perdu yang sering kita jumpai di sekitar kita. Fungsi tanaman brotowali bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias. Jenis tanaman brotowali...

Jarrakselebritis.com --Lyodra Margaretha Ginting (lahir di Medan, 21 Juni 2003; umur 17 tahun), adalah seorang penyanyi asal Medan, Sumatra Utara, Indonesia. Namanya mulai banyak dikenal...

Jarrakselebritis.com - Baru-baru ini, sebuah film pendek berjudul 'Tilik' viral di media sosial. Bukan tanpa alasan, hal itu karena film tersebut dianggap mampu merepresentasikan kehidupan...