Sel. Okt 20th, 2020

Disebut Buah yang Mencegah Corona, Ini Manfaat Jambu Biji

Foto : Jambu biji (Doc. Net)

JARRAKSEHAT.COM – Tim peneliti Universitas Indonesia (UI) dan IPB menemukan kandidat antivirus corona dari bahan alam Indonesia. Golongan senyawa tersebut antara lain hesperidin, ramnetin, kaempferol, kuersetin, dan mirisetin yang terkandung dalam jambu biji (daging buah merah muda), kulit jeruk, dan daun kelor.

“Seribu Manfaat Jambu Biji, dari Penangkal Flu hingga Cegah Kanker” disebutkan bawa satu jambu biji memiliki 165 miligram (mg) vitamin C. Sementara itu, satu jeruk hanya mengandung 69 mg. Kandungan vitamin C pada jambu biji ini efektif dalam mengobati infertilitas pria.

Di bawah kulitnya yang hijau, jambu biji memiliki banyak manfaat yang ditawarkan. Satu buah jambu sehari berguna mengurangi risiko penyakit mulai dari flu biasa, gusi bengkak, tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, sampai kanker.

Jambu biji memiliki serat makanan berlimpah sehingga baik dikonsumsi bagi yang mengalami sembelit. Bagi yang sedang mencoba untuk menurunkan berat badan, tingginya kandungan serat jambu biji juga sangat bermanfaat.

Buah ini kaya vitamin, serat, dan mineral. Jika buah ini dijadikan bagian dari makanan sehari-hari, penelitian menunjukkan jambu biji sangat efektif mencegah kanker dan penyakit jantung. Buah yang memiliki nama latin Psidium guajava ini membantu tubuh memerangi radikal bebas yang dihasilkan selama metabolisme.

Para peneliti yang bekerja untuk departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) telah menemukan bahwa jambu biji mungkin di antara buah terkaya antioksidan. Buah yang lezat ini juga memiliki betakaroten, kalium, dan serat larut.

Jambu biji dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengendalikan tekanan darah dan kolesterol. Kemampuan jambu biji untuk menurunkan tekanan darah disebabkan adanya kandungan kalium. Kalium merupakan elektrolit yang penting untuk reaksi listrik dalam tubuh termasuk pada jantung.

Buah ini juga dikenal bisa menyembuhkan luka eksternal serta mengobati pendarahan hidung dan gusi. Buah yang hidup di daerah tropis ini bisa juga mencegah penyakit “orang tua” seperti pikun dan katarak. Adanya karbohidrat kompleks dan kandungan serat yang tinggi bisa bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.

Makan satu jambu biji untuk sarapan memberikan dosis harian yang sangat dibutuhkan seperti zat besi, asam folat, kalsium, serat, protein, karbohidrat, vitamin A, B, dan banyak vitamin C. Kandungan lemak total satu jambu biji sekitar 0,9 gram atau 84 kalori. Dibandingkan dengan apel, buah ini memiliki 38 persen lemak dan 42 persen kalori yang lebih sedikit.

Editor : Lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JARRAKSEHAT.COM. Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Tumbuh...

Pilek merupakan salah satu penyakit yang cukup umum terjadi di tengah masyarakat. Tidak ada “cara cepat” untuk menyembuhkan pilek. Akan tetapi, ada beberapa hal yang...

Tanaman brotowali adalah tanaman perdu yang sering kita jumpai di sekitar kita. Fungsi tanaman brotowali bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias. Jenis tanaman brotowali...

Jarrakselebritis.com --Lyodra Margaretha Ginting (lahir di Medan, 21 Juni 2003; umur 17 tahun), adalah seorang penyanyi asal Medan, Sumatra Utara, Indonesia. Namanya mulai banyak dikenal...

Jarrakselebritis.com - Baru-baru ini, sebuah film pendek berjudul 'Tilik' viral di media sosial. Bukan tanpa alasan, hal itu karena film tersebut dianggap mampu merepresentasikan kehidupan...