Rab. Okt 21st, 2020

Ini Khasiat Lada Hitam Lawan Kanker dan Radikal Bebas


Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/jetzetli/public_html/wp-content/themes/newsphere/inc/hooks/hook-single-header.php on line 67

JARRAKSEHAT.COM – Lada hitam biasanya ditambahkan dalam masakan untuk menciptakan sensasi pedas dan lezat. Lada hitam berasal dari tanaman lada yang disebut Piper nigrum. Tak hanya membuat rasa dan warna masakan lebih menarik, ternyata lada hitam juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Lada hitam ini juga merupakan salah satu rempah yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Bahkan dinobatkan sebagai “King of Spice” alias rajanya rempah-rempah serta digunakan sebagai obat herbal selama ribuan tahun di kawasan India karena memiliki senyawa tanaman yang kuat.

Beberapa nutrisi yang terkandung dalam 100 gram lada hitam, yaitu 251 kalori, 10,39 gram protein; 12,46 gram air; 3,26 gram lemak; 63,95 gram karbohidrat; 25,3 gram serat; 0,64 gram gula; 443 miligram kalsium, 9,71 miligram zat besi, 171 miligram magnesium, 158 miligram fosfor, 1329 miligram potassium, 20 miligram sodium’; 1,19 miligram zinc; 0,11 miligram tiamin; 0,18 miligram riboflavin, 0,29 miligram vitamin B-6.

Selain itu, lada hitam juga mengandung nutrisi lain, seperti piperine (senyawa tanaman), folat, vitamin A, E, dan K. Berkat padatnya kandungan nutrisi di dalam rempah ini, maka tidak mengherankan jika lada hitam digunakan sebagai obat-obatan herbal.

Berbagai nutrisi yang dikandung lada hitam memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Adapun manfaat lada hitam untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

1. Membantu melawan radikal bebas

Lada hitam kaya akan senyawa tanaman yang disebut piperine. Senyawa tanaman tersebut memiliki sifat antioksidan yang kuat. Studi menunjukkan bahwa diet tinggi antioksidan dapat membantu mencegah dan menunda efek kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas.

Kerusakan akibat radikal bebas dapat menyebabkan peradangan, penuaan dini, penyakit jantung, dan kanker. Sebuah penelitian yang mengamati uji tabung dan studi terhadap tikus mengungkap bahwa lada hitam mampu mengurangi kerusakan akibat radikal bebas.

2. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Penelitian menunjukkan bahwa lada hitam dapat meningkatkan bakteri baik dalam usus sehingga kesehatan pencernaan pun terjaga. Tak hanya itu, mengonsumsi lada hitam juga dipercaya dapat merangsang pelepasan enzim di pankreas dan usus sehingga bisa mencerna lemak dan karbohidrat dengan baik.

Sebuah penelitian lain pada hewan juga menunjukkan bahwa lada hitam dapat mencegah diare dengan menghambat kejang otot pada saluran pencernaan, dan memperlambat pencernaan makanan. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih jauh, terutama pada manusia, untuk memastikan manfaat ini.

3. Mengurangi peradangan

Peradangan kronis pada tubuh dapat menyebabkan radang sendi, penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Namun, banyak penelitian laboratorium menunjukkan bahwa piperine yang terkandung dalam lada hitam secara efektif dapat melawan peradangan.

Dalam penelitian pada tikus dengan kasus artritis, pengobatan dengan piperine menunjukkan hasil pembengkakan sendi yang lebih sedikit. Sayangnya, efek anti inflamasi ini belum diteliti secara lebih lanjut pada manusia.

4. Meningkatkan kesehatan otak

Dalam penelitian pada hewan, piperine telah terbukti meningkatkan kesehatan otak. Sebuah studi yang melibatkan tikus dengan penyakit Alzheimer menemukan bahwa piperine dapat meningkatkan daya ingat. Namun, masih dibutuhkan studi lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan manfaat ini.

5. Berpotensi melawan kanker

Para peneliti melakukan hipotesis bahwa piperine dalam lada hitam memiliki sifat melawan kanker. Menurut berdasarkan sebuah studi tabung, piperine dapat memperlambat sel kanker payudara, usus besar, prostat, dan menginduksi kematian sel kanker. Sayangnya, belum ada uji coba yang dilakukan pada manusia.

6. Meningkatkan penyerapan nutrisi

Lada hitam dapat meningkatkan penyerapan nutrisi tertentu, seperti kalsium, selenium, dan beberapa senyawa tanaman yang bermanfaat. Penelitian juga menunjukkan bahwa lada hitam juga dapat meningkatkan penyerapan beta karoten yang ditemukan dalam sayur dan buah. Beta karoten berfungsi sebagai antioksidan kuat yang dapat melawan kerusakan sel tubuh.

7. Mengobati pilek dan batuk

Dalam pengobatan tradisional India kuno, lada hitam digunakan untuk mengobati pilek dan batuk. Tak hanya itu, rempah ini juga dapat membantu meringankan hidung tersumbat dan sinusitis. Sifat ekspektoran yang dimilikinya dapat membantu memecah lendir dan endapan dahak pada saluran pernapasan.

Lada hitam dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang umum pada masakan. Suplemen yang mengandung 5-20 miligram piperine per dosis juga umumnya dianggap aman. Akan tetapi, mengonsumsi lada hitam dalam jumlah yang besar atau mengonsumsi suplemen yang mengandung piperine dalam dosis tinggi, dapat menyebabkan sensasi terbakar di tenggorokan atau perut.

Selain itu, lada hitam juga dikhawatirkan akan berinteraksi dengan obat-obatan yang Anda konsumsi. Oleh sebab itu, sebelum mengonsumsinya, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter mengenai interaksi obat.

Editor : Uta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JARRAKSEHAT.COM. Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Tumbuh...

Pilek merupakan salah satu penyakit yang cukup umum terjadi di tengah masyarakat. Tidak ada “cara cepat” untuk menyembuhkan pilek. Akan tetapi, ada beberapa hal yang...

Tanaman brotowali adalah tanaman perdu yang sering kita jumpai di sekitar kita. Fungsi tanaman brotowali bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai tanaman hias. Jenis tanaman brotowali...

Jarrakselebritis.com --Lyodra Margaretha Ginting (lahir di Medan, 21 Juni 2003; umur 17 tahun), adalah seorang penyanyi asal Medan, Sumatra Utara, Indonesia. Namanya mulai banyak dikenal...

Jarrakselebritis.com - Baru-baru ini, sebuah film pendek berjudul 'Tilik' viral di media sosial. Bukan tanpa alasan, hal itu karena film tersebut dianggap mampu merepresentasikan kehidupan...