Friday, 4 October 2019. 10:22 am

Koni Jabar Mengadakan Pertandingan Persahabatan Dengan Lapas Kelas I Sukamiskin

Kota Bandung Jarrakpos.com, hari ini diadakan Pertandingan Persahabatan antara Koni Jawa Barat dengan Lapas Kelas I Sukamiskin. Pertandingan Persahabatan itu diHadiri juga oleh Kalapas Sukamiskin Bapak Abdul Karim Sebagai Pembina Pingpong dan Kebetulan Beliau seorang Pesilat Merpati Putih yang di sampaikan langsungoleh salah satu Rekan pemain Pingpong yang Hebat dari perwakilan Koni jawa barat ungkapnya

Dalam kesempatan yang baik ini   dipertandingkan Adalah Pingpong.kebetulan UPT Lapas Kelas I Sukamiskin Pernah Juara di bawah pimpinan  Ketua Umum di bidang olah Raga Pingpong .adalah ,Aditya moha mantan Anggota DPRRI komisi XI  dan dalam waktu dekat akan ada Direncanakan Pertandingan KALAPAS CUP atas izin  menkumham melalui Perwakilannya Kepala wilayah  jawa barat ungkap adit.

Dalam sambutan Kalapas Pertandingan Persahabatan jangan di in box Saja .out Box juga di Perbolehkan pertandingan antar UPT

Program ini sangat didukung oleh warga binaan yang memang punya kelihaian Bermain Pingpong yang mana Pertandingan Keluar dipandu oleh Koni jawa barat atas se izin Kemenkumham melalui Kakanwil Jabar

Dalam pertandingan yang berlangsung tadi pagi Koni jawa barat yang turun adalah Mantan Ketua DPR RI Bapak Setya Novanto yang mantan Bendahara Koni Pusat saat itu jendral wismoyo munandar sebagi Ketua umum koni Pusat .  yang Berpasangan Sama Yudi widiana Mantan Wakil Ketua Komisi V DPR RI  tahu tahu menang melawan Pemain profesional Koni Jawa barat ini sangat mengejutka

.Awak media juga tidak mempercayai hal  itu  terjadi. Masak Pemain pro dikalahkan oleh Pemain mantan Pejabat kapan Latihannya. Setelah dilihatkan dokumen dokumennya ternyata benar tidak ada trik tidak akal akalan memang jago dua mantan pejabat itu ungkap lle effendi kepada peserta Koni jabar.

Disisi lain awak media melihat Pembinaan yang dilakukan Oleh Kalapas Adbul Karim sangat menyentuh Hati sekali. Ternyata lain dari pada yang lain dan tidak membedakan warga binaan Dari Pidum maupun Tipikor.

Setiap Kalapas memiliki cara cara berbeda dalam melakukan pembinaan  dan ini sudah ada tool pembinaan terhadap tipikor yang jelas.warga binaan tidak merasa di penjara seakan akan dimanusiakan oleh Kalapas beserta jajarannya

keharmonisan antara Warga Binaan sangat erat.antara Pembina dengan Yang dibina tentu dengan aturan aturan yang sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak melanggar Hukum.

Managemen yang diterapkan di Lapas sekarang sangat manusiawi. Tentu yang  namanya manusia tidak Luput dari Kesalahan Apalagi Namanya Napi tentu masing masing Punya masalah namun kalau dilakukan manusiawi didalam pembinaan justru akan berakibat positif dari emosi menjadi serasi dan  dari marah menjadi terarah sesuai dengan Maewah pemasyarakatan. Karena orang Masuk Penjara tidaklah Gampang  sangsi sosial.agama Politik dan lainnya sudah terbawa sudah dalam nilai integritas grade.

Namun warga binaan masih  ada Haknya yang melekat yaitu Berhak mendapatkan pelayanan Kesehatan salah satunya Berolah Raga.

Harapan Kedepan Warga binaan hanya Satu sehat dan cepat pulang berkumpul lagi dengan Keluarga .

Jarraksehat.com/llefendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *