Friday, 4 October 2019. 6:54 am

HIPNOTERAPI

4 oktober 2019

Oleh : I gede Putu Sudiarta

JakartaJARRAKSEHAT.COM sering banyak terjadi salah tafsir pengertian kata kata hipnotis dan hipnosis

Sebagian besar materi yang saya tulis ini berasal dari buku Hypnotherapy dan Manage Your Mind for Success karangan Adi W Gunawan.

Tulisan ini tidak untuk mengajarkan hipnosis kepada Anda, ini hanya supaya mengerti apa sebenarnya hipnosis atau hipnoterapi itu.

Karena banyak orang yang kalau mendengar kata hipnosis atau hipnotis itu menjadi negatif. Mereka mengira ini adalah bentuk praktek supranatural yang berhubungan dengan kuasa kegelapan atau klenik tertentu. Padahal hipnosis jauh dari itu semua. Berbeda dengan gendam yang katanya memang menggunakan “ilmu hitam”.

Sayangnya bahkan banyak aparat atau orang pers juga tidak mengerti. Mereka mengatakan orang yang digendam sebagai dihipnosis. Ini membuat masyarakat semakin bingung.

Hipnosis adalah tehnik komunikasi yang digunakan untuk bisa menjangkau pikiran bawah sadar seseorang. Sedang hipnotis adalah orang yang melakukannya. Hipnoterapi sama dengan hipnosis tetapi digunakan untuk pengobatan.

Tanpa kita ijinkan, maka tidak mungkin ada orang bisa menghipnosis kita.

Sering kita lihat pertunjukan panggung di mana ada orang lewat, kemudian di hipnotis (orang yang melakukan hipnosis) menunjuknya dan mengatakan :”Tiidur . . . “ atau ke sini atau apapun perintahnya, dan “orang lewat” tadi melakukan apa yang diperintahkan. Itu hanyalah pertunjukan alias tipu tipu. Orang yang lewat tadi sudah dihipnosis sebelum pertunjukan. Bawah sadarnya dimasuki sugesti kalau dia mendengar perkataan atau suara tertentu, dia akan melakukan apa yang diperintahkan. Kemudian dia diminta berjalan melewati panggung pertunjukan seolah olah kebetulan. Di sanalah pertunjukannya terjadi.

Ada juga pertunjukan hipnosis di televisi di mana orang yang dihipnosis bisa menceritakan hal hal rahasia tentang dirinya. Itu juga pertunjukan bohong bohongan. Tidak ada hipnosis di sana, karena orang yang dihipnosis tidak bisa berkata banyak. Dia hanya bisa mengangguk atau menggeleng atau memberi isyarat tertentu saja. Begitu dia berpikir untuk mengatakan sesuatu, berarti pikiran sadarnya sudah menguasai lagi.

Jadi hipnosis adalah ilmu untuk kita bisa menjangkau pikiran bawah sadar seseorang. Di sana hipnoterapis mengadakan perbaikan perbaikan untuk menyembuhkan sesuatu akibat program pikiran bawah sadarnya. Karena ini bertujuan untuk mengobati, maka disebut hipnoterapi.

Misal seorang wanita yang sejak kecil sering disiksa ayahnya, pernah diancam untuk dibunuh dan sebagainya, maka besarnya mungkin menjadi orang yang takut kepada laki laki atau bahkan menjadi psikopat untuk membalas dendam kepada dunia yang dulu tidak mau menolong dirinya.
Hipnoterapi akan membantunya untuk menghilangkan trauma trauma masa lalu.

Meskipun sekarang ada metode yang lebih cepat yaitu SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique), tetapi dalam hal tertentu hipnosis masih lebih unggul. Saya sendiri belajar hipnoterapi kepada almarhum Pak Yan Nurindra. Guru Pak Adi W. Gunawan juga. Tetapi jangan membandingkan saya dengan beliau, karena beliau menjadi terapis profesional dan kemudian mengajarkan tehnik hipnosis. Sedangkan saya setelah belajar tidak pernah praktek, hanya untuk mengetahui dan membuat audio saja. Disamping untuk melakukan self hypnosis atau menghipnosis diri sendiri.

Apa Manfaat Hipnosis ?? Sebelum kita mengupas manfaatnya, kita kupas dulu tentang pikiran. Pikiran kita terdiri dari 2 bagian, yaitu pikiran sadar (conscious mind) sejumlah 12% dan pikiran bawah sadar (unconscious mind) yang meliputi 88% pikiran kita. Atau dimudahkan menjadi 1 : 9. Pikiran bawah sadar 9 kali lebih kuat dari pikiran sadar. Sehingga kalau kedua pikiran itu bertentangan (biasanya dalam hubungan keuangan), maka yang menang adalah pikiran bawah sadar.

Pikiran sadar memiliki 4 fungsi spesifik :

  1. Mengidentifikasi pikiran yang masuk lewat panca indra
  2. Membandingkan apa yang masuk dengan apa yang tersimpan di pikiran bawah sadar. Yang berbeda ditolak
  3. Menganalisis
  4. Memutuskan.

Kira kira itu yang bisa disampaikan dan ini semua yang didapat dari Buku dan membaca buku. Apakah prakteknya bisa dilakukan tergantung masing masing orang.

Jangan lupa banyakin membaca ,semoga tukisan saya bermamfaat untuk saudara saudara saya diseluruh indonesia. Baik yang Islam.hindhu.budha.kristen atau Kepercayaan lainnya saya Hormati semua. Kita semua Bersaudara

Salam dari JARRAKSWHAT.COM./DBY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *